Musibah … atau Peringatan…
Segala sesuatu pasti akan kembali kepada sang Pemiilik…
Musibah selalu datang dan terjadi kepada setiap umat manusia di dunia ini. Tinggal bagaimana kita menyikapi dari pada musibah tersebut.
Bisa Jadi Musibah ditujukan untuk menguji keimanan (QS 29: 2-3). Sebab, seorang yang mengaku beriman kepada Allah belum tentu sungguh-sungguh beriman. Karenanya, Allah perlu menguji mereka yang mengaku beriman dengan sesuatu.
Atau bahkan Musibah terjadi sebagai pengalaman dan pelajaran yang berharga agar kita lebih berhati-hati, lebih terencana dalam bertindak dan bersikap.
Bermula mencoba mencari tambahan rejeki dengan membuka toko busana muslim, aku memberanikan diri untuk menyewa toko sekitar 25 juta pertahun.
Hari pertama pengunjung masih sepi dan tanpa ada pembeli satupun. Setidaknya aku bersyukur karena masih ada juga yang mengunjungi tokoku. Hari kedua dan ketiga dan keempat lebih baik karena ada beberapa pembeli yang bersedia membeli daganganku.
Musibah terjadi pada saat hari kelima daganganku. Pegawaiku kena hipnotis dari salah satu pengunjung, raib lah uang daganganku ratusan ribu.
Panik, takut dan berbagai macam pikiran berkecamuk dalam pikiranku.
Istriku tak kalah paniknya dan kami sepakat untuk menutur toko yang baru 5 hari buka. Dan memang daerah yang kami sewa tidak kondusif, tidak aman dan rawan.
Terpaksa harus kami oper kontrak toko yang sudah kami renov…
Allah telah memberikan cobaan kepada keluargaku…
sesaat aku menyalahkan diri sendiri…
Sesaat aku berandai-andai .. coba saja kami ga nekat buka toko..
coba kami buka d rumah saja …
bisikan-bisikan setan terus membuat penat ….
Astagfirullah.. Sadar kami takkan bisa mengulang kembali masa yang telah berlaku..
Allah telah memberikan suatu hikmah yang luarbiasa kepada kami, suatu pelajaran yang sangat berharga kepada kami. Agar kami lebih berhati-hati dan merencanakan segala hal dengan matang dan memikirkan resiko-resiko yang kemungkinan terjadi.
Ya Allah ku tetap bersyukur kepada-Mu ..
Kau telah mengingatkan ku untuk takut kepada-Mu..
Tak kan ada makhluk didunia ini yang mampu mengalahkan-Mu…
Kami akan selalu berusaha sepenuh kekuatan yang kami miliki..
Untuk bangkit… dengan Prinsip
“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memproleh selain apa yang telah di usaha kannya. (QS.53:39)”
Ya Allah mudahkanlah langkah hamba-Mu ini.. ya Allah
Maafkanlah segala kekurangan dan kesalahan kami yang tiap hari kami lakukan baik dalam keadaan sadar maupun tak sadar……….
Bekerja keraslah kamu untuk duniamu seolah olah kamu akan hidup selama lamanya, bekerja keraslah untuk akhirat kamu seolah olah kamu mati esok hari. HR Baihaqi.
Salam,
Abu Najwa
-
Recent
- .: Gundahnya seorang Ayah :.
- Kita Pasti Bertemu kembali…. (Part1)
- Jika aku mencinta……
- … adalah hakmu, anakku
- Najwa dan Aflah adalah bagian dari hati ini.
- ……..Seandainya Aku tahu…
- Di sini Engkau beristirahat dengan tenang.
- semua yang tercipta pasti akan kembali kepadanya..
- Bocah Misterius
- Mensikapi Pengkritik
- Bersabar Menunggu Panggilan
- Musibah … atau Peringatan…
-
Links
-
Archives
- September 2009 (1)
- July 2009 (1)
- April 2009 (2)
- March 2009 (2)
- January 2009 (2)
- September 2008 (1)
- August 2008 (3)
- June 2008 (1)
- May 2008 (2)
- April 2008 (1)
- March 2008 (2)
- February 2008 (1)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS